Then, Download & install all needed ingredients and theme. Apply..
Done! Simple, isn't it?
Work on my MDPI device.
Caution! Doing any of these instruction (especially flashing CM 7) may void your warranty. Do it at your own risk! I'm NOT responsible for any damage you made.
CyanogenMod, mungkin terlihat seperti nama yang asing bagi kebanyakan orang. :bingung Tapi, bagi sebagian orang nama ini sudah tidak asing lagi :8
CyanogenMod adalah un-official firmware yang telah melekat pada lebih dari 60 versi dari ponsel dan tablet berbasis Android. Beberapa diantaranya masih belum stabil atau masih experimental. Tentu saja, jika belum stabil maka mungkin terjadi beberapa minor atau mungkin major bug. Bahkan bisa membuat ponsel bricked (mati total). :T_T
List ponsel dan tablet yang didukung secara resmi: list
CyanogenMod terkenal karena User Interface(UI)-nya yang terlihat keren :8 di ponsel Android penggunanya, apalagi dengan Theme Chooser nya pada versi 7 yang memungkinkan penggunanya untuk memasang dengan mudah tema-tema yang diinginkan.
Tersedia banyak tema untuk CyanogenMod, salah satu forum penyedia tema untuk CyanogenMod adalah xda-developers.com. Sebenarnya yang membuat tema tersebut bukanlah pemilik dari situs tersebut, tetapi para anggota baik yang sukarela membagi tema buatan mereka.
xda-developers Android Theme Subforum: Klik ini list tema untuk Theme Chooser: Ini diklik
Mulai dari 15 Februari 2011, CyanogenMod telah menggunakan Android 2.3.3 (Gingerbread) ditandai dengan diluncurkannya CyanogenMod 7. Dan pada 10 Oktober 2011 telah diluncurkan CyanogenMod 7.1.0 yang berbasis Android 2.3.7. CyanogenMod membutuhkan ClockworkMod recovery, recovery image buatan Koushik Dutta. Recovery image ini tersedia di Android Market. Menginstall CWM recovery berarti menggantikan dan menghilangkan recovery image bawaan pabrik, do it at your own risk. :-V
Vuvuzela, trompet dari Afrika yg bkin telinga sait karna suara nya yg bising kya tawon.... :-@ Pgn ngrasain niup vuvuzela?
Klik Aperte e segure ou aperte varias vezes! =) untuk meniup bentar aja... Klik Versao JOSELITO >=) lo bkal serasa lgi ultah... haha
News about Vuvuzela
Jangan Benci Vuvuzela Oleh Dodi Ibnu Rusydi
Ini Piala Dunia pertama yang pertandingannya konstan diiringi suara lebah. Jutaan lebah. Mirip lalat juga. Bukan karena stadion letaknya dengan tempat pembuangan akhir sampah di Afrika Selatan, tapi bunyi dengung itu berasal dari vuvuzela, semacam terompet khas sana. Bahannya dari plastik.
Bunyinya sih tak beda jauh dari terompet yang biasa dipakai pendukung The Jak di sini. Tapi, ketika berbunyi berbarengan sestadion, suaranya luar biasa bising.
Nah, jadilah vuvuzela kontroversial. Ada yang bilang vuvuzela bisa merusak pendengaran, karena bunyi bising konstan menderu gendang telinga. Ada juga yang khawatir tak bisa mendengar pengumuman bila, amit-amit, stadion harus dievakuasi. Ruth MecNerney, dokter asal Inggris, kepada AP mengatakan vuvuzela berpotensi menyebarkan virus demam dan flu, "Mengingat banyaknya udara yang ditiupkan lewat vuvuzela," kata dia.
Kebisingan vuvuzela juga bisa mengganggu pemain. Pelatih harus berteriak lebih keras ke anak-anak yang tengah merumput di lapangan. Tim Denmark misalnya, jadi tak bisa berkomunikasi. "Kami harus menggunakan kontak mata," kata kiper Thomas Sorensen.
Kata Sorensen, apa pun yang ia teriakkan kepada para bek tak bisa terdengar. Bermain untuk Stoke City di Inggris, ia sudah terbiasa dengan kebisingan chant para pendukung. Tapi vuvuzela, wah beda lagi. Ah, mungkin itu sebabnya dua kali bola nyelonong ke gawangnya saat melawan Belanda.
Tapi, keinginan sejumlah pihak untuk menyingkirkan bahkan melenyapkan vuvuzela dari ritual Piala Dunia, setidaknya di Afrika Selatan, segera pupus. Dengan alasan vuvuzela adalah ikon sepakbola setempat, maka Presiden FIFA Sepp Blatter pun menegaskan menolak permintaan melarang vuvuzela.
Di sebuah wawancara, pemain tengah Spanyol Andres Iniesta diminta mencoba vuvuzela. Ragu-ragu, ia mencoba. Sudah siap ia mengumandangkan bunyi membahana kepada pemirsa televisi yang menanti-nanti dengan cemas (mungkin). Tapi hasilnya, bah, bunyi 'ngok' pun tak keluar.
Iniesta menyerah! Ia memulangkan si vuvuzela ke tangan pembawa acara, yang dengan mudah membunyikan vuvuzela. Sebagai seorang atlet dengan determinasi tinggi, Iniesta tentu mencoba untuk kedua kalinya. Pfhuuuuuttt!!! Lagi-lagi ia gagal.
Selamat merayakan PD 2010 all....
Oh iya, ada Award dari Aul-Home... Mkasih ya... As Very Nice Blog Blog yang sangat bagus, tidak hanya dari tulisan-tulisannya, tapi keseluruhan...
Halo, long time no post... Hha Post kali ini menceritakan tentang ayah kita... Ya, kdang kita lupa seberapa besar jasanya... :-V Biasanya, bagi seorang anak yang sudah dewasa, yang sedang bekerja diperantauan, yang sedang bersekolah atau kuliah jauh dari kedua orang tuanya…..
Akan sering merasa kangen sekali dengan ibunya.. Lalu bagaimana dengan Ayah?
Mungkin karena Ibu lebih sering menelepon untuk menanyakan keadaanmu setiap hari, tapi tahukah kamu, jika ternyata Ayah-lah yang mengingatkan Ibu untuk menelponmu? Mungkin dulu sewaktu kamu kecil, Ibu-lah yang lebih sering mengajakmu bercerita atau berdongeng, tapi tahukah kamu, bahwa sepulang Ayah bekerja dan dengan wajah lelah Ayah selalu menanyakan pada Ibu tentang kabarmu dan apa yang kau lakukan seharian? Pada saat dirimu masih seorang anak kecil…… Ayah biasanya mengajari anaknya naik sepeda. Dan setelah Ayah mengganggapmu bisa, Ayah akan melepaskan roda bantu di sepedamu… Kemudian Ibu bilang : “Jangan dulu Yah, jangan dilepas dulu roda bantunya” , Ibu takut anaknya terjatuh lalu terluka….
Tapi sadarkah kamu? Bahwa Ayah dengan yakin akan membiarkanmu, menatapmu, dan menjagamu mengayuh sepeda dengan seksama karena dia tahu anaknya PASTI BISA.
Pada saat kamu menangis merengek meminta mainan yang baru, Ibu menatapmu iba. Tetapi Ayah akan mengatakan dengan tegas : “Boleh, kita beli nanti, tapi tidak sekarang” Tahukah kamu, Ayah melakukan itu karena Ayah tidak ingin kamu menjadi anak yang manja dengan semua tuntutan yang selalu dapat dipenuhi?
Saat kamu sakit pilek, Ayah yang terlalu khawatir sampai kadang sedikit membentak dengan berkata : “Sudah di bilang! kamu jangan minum air dingin!”. Berbeda dengan Ibu yang memperhatikan dan menasihatimu dengan lembut. Ketahuilah, saat itu Ayah benar-benar mengkhawatirkan keadaanmu.
Ketika kamu sudah beranjak remaja….. Kamu mulai menuntut pada Ayah untuk dapat izin keluar malam, dan Ayah bersikap tegas dan mengatakan: “Tidak boleh!”. Tahukah kamu, bahwa Ayah melakukan itu untuk menjagamu? Karena bagi Ayah, kamu adalah sesuatu yang sangat – sangat luar biasa berharga.. Setelah itu kamu marah pada Ayah, Ibu datang membujukmu agar tidak marah. Tahukah kamu, bahwa saat itu Ayah memejamkan matanya dan menahan gejolak dalam batinnya, Bahwa Ayah sangat ingin mengikuti keinginanmu, Tapi lagi-lagi dia HARUS menjagamu.
Saat kamu mulai lebih dipercaya, dan Ayah melonggarkan sedikit peraturan untuk keluar rumah untukmu, kamu akan memaksa untuk melanggar jam malamnya. Maka yang dilakukan Ayah adalah duduk di ruang tamu, dan menunggumu pulang dengan hati yang sangat khawatir… Dan setelah perasaan khawatir itu berlarut – larut… Ketika melihat anaknya pulang larut malam hati Ayah akan mengeras dan Ayah memarahimu.. .
Sadarkah kamu, bahwa ini karena hal yang di sangat ditakuti Ayah akan segera datang? “Bahwa anak kecilnya akan segera pergi meninggalkan Ayah”
Setelah lulus SMA, Ayah akan sedikit memaksamu untuk menjadi seorang Yang terbaik. Ketahuilah, bahwa seluruh paksaan yang dilakukan Ayah itu semata – mata hanya karena memikirkan masa depanmu nanti… Tapi toh Ayah tetap tersenyum dan mendukungmu atas pilihan anak-anaknya.
Ketika kamu menjadi dewasa…. Dan kamu harus pergi kuliah dikota lain… Ayah harus melepasmu di bandara. Tahukah kamu bahwa badan Ayah terasa kaku untuk memelukmu? Ayah hanya tersenyum sambil memberi nasehat ini – itu, dan menyuruhmu untuk berhati-hati. . Padahal Ayah ingin sekali menangis seperti Ibu dan memelukmu erat-erat. Yang Ayah lakukan hanya menghapus sedikit air mata di sudut matanya, dan menepuk pundakmu berkata “Jaga dirimu baik-baik ya sayang”. Ayah melakukan itu semua agar kamu KUAT….kuat untuk pergi dan menjadi dewasa.
Disaat kamu butuh uang untuk membiayai uang semester dan kehidupanmu, orang pertama yang mengerutkan kening adalah Ayah. Ayah pasti berusaha keras mencari jalan agar anaknya bisa merasa sama dengan teman-temannya yang lain. Ketika permintaanmu bukan lagi sekedar meminta mainan, dan Ayah tahu ia tidak bisa memberikan yang kamu inginkan…
Kata-kata yang keluar dari mulut Ayah adalah : “Tidak…. Tidak bisa!” Padahal dalam batin Ayah, Ia sangat ingin mengatakan “Iya sayang, nanti Ayah belikan untukmu”. Tahukah kamu bahwa pada saat itu, Ayah merasa gagal membuat anaknya tersenyum?
Saatnya kamu diwisuda dan akan diwisuda sebagai seorang sarjana. Ayah adalah orang pertama yang berdiri dan memberi tepuk tangan untukmu. Ayah akan tersenyum dengan bangga dan puas melihat “anak-anaknya tidak manja, berhasil tumbuh dewasa, dan telah menjadi seseorang”
Dan akhirnya….
Saat Ayah melihatmu duduk di Panggung Pelaminan nanti bersama seseorang perempuan yang di anggapnya pantas mendampinginya, Ayah pun tersenyum bahagia…. Apakah kamu mengetahui, di hari yang bahagia itu Ayah pergi kebelakang panggung sebentar, dan menangis? Ayah menangis karena Ayah sangat berbahagia, kemudian Ayah berdoa…. Dalam lirih doanya kepada Allah SWT, Ayah berkata: “Ya Tuhan tugasku telah selesai dengan baik…. Lindungilah anak-anakku… Anak kecilku yang lucu dan kucintai telah menjadi manusia dewasa…. Bahagiakanlah ia bersama …”
Setelah itu nantinya Ayah hanya bisa menunggu kedatanganmu bersama cucu-cucunya yang sesekali datang untuk menjenguk… Dengan rambut yang telah dan semakin memutih…. Dan badan serta lengan yang tak lagi kuat untuk menjagamu dari bahaya…. Ayah telah menyelesaikan tugasnya….
Ayah kita… Adalah sosok yang harus selalu terlihat kuat… Bahkan ketika dia tidak kuat untuk tidak menangis… Dia harus terlihat tegas bahkan saat dia ingin memanjakanmu. . Dan dia adalah yang orang pertama yang selalu yakin bahwa “KAMU BISA” dalam segala hal..
Jangan pernah agan² lupain dia, walaupun kita mengira dia ngekang, ngenganggu kebebasan kita, tapi dia cuma pengen yg terbaik buat kita...
The Power of WORDS..... Lucu gan... Kisah ini terjadi di suatu pagi yang cerah.... ya.... Mungkin tidak begitu cerah untuk seorang ayah yang kebetulan memeriksa kamar putrinya....
Dia mendapati kamar itu sudah rapi, dgn selembar amplop bertuliskan untuk ayah di atas kasurnya. Perlahan dia mulai membuka surat itu :
Ayah tercinta, Aku menulis surat ini dgn perasaan sedih dan sangat menyesal. Saat ayah membaca surat ini , aku telah pergi meninggalkan rumah. Aku pergi bersama kekasihku, dia cowok yang baik, setelah bertemu dia.... ayah juga pasti akan setuju meski dengan tatto2 dan piercing yang melekat di tubuhnya, juga dengan motor bututnya serta rambut gondrongnya. Dia sudah cukup dewasa meskipun belum begitu tua ( aku pikir jaman sekarang 42th tidaklah terlalu tua ). Dia sangat baik terhadapku, lebih lagi dia ayah dari anak di kandunganku saat ini. Dia memintaku untuk membiarkan anak ini lahir dan kita akan membesarkannya bersama. Kami akan tinggal berpindah2, dia punya bisnis perdagangan extacy yg sangat luas, dia juga telah meyakinkanku bahwa marijuana itu tidak begitu buruk. Kami akan tinggal bersama sampai maut memisahkan kami. Para ahli pengobatan pasti akan menemukan obat untuk AIDS; jadi dia bisa segera sembuh.... Aku tahu dia juga punya cewek lain, tapi aku percaya dia akan setia padaku dengan cara yang berbeda. Ayah.... Jangan khawatirkan keadaanku. Aku sudah 15th sekarang, aku bisa menjaga diriku. Salam sayang untuk kalian semua. Ohh... Iya.... Berikan bonekaku untuk adik, dia sangat menginginkannya..
... ..... ...... ....... ........ Masih dengan perasaan terguncang dan tangan gemetaran, sang ayah membaca lembar kedua surat dari putri tercintanya itu......
Ayah.....tidak ada satupun dari yang aku tulis di atas itu benar, aku hanya ingin menunjukkan ada ribuan hal yang lebih mengerikan daripada nilai raport-ku yang buruk. Kalau Ayah sudah menandatangani raportku di atas meja, panggil aku ya..... Aku tidak kemana-mana, saat ini aku ada di tetangga sebelah.....